Di setiap akar yang tertanam, tersimpan harapan bagi masa depan. Kami hadir untuk menjaga, merawat, dan melestarikan kekayaan alam ini — bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi yang akan datang. Bersama kita wujudkan ekosistem yang lestari, udara yang bersih, dan pesisir yang aman. Karena menjaga mangrove berarti menjaga nyawa dan kesejahteraan kita semua.
Lelompok Tani Hutan (KTH) Banjar Mangrove adalah organisasi berbasis masyarakat yang bergerak di bidang rehabilitasi, perlindungan, dan pengelolaan ekosistem mangrove di Dusun XIV Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
Kami percaya bahwa kelestarian alam tidak harus mengorbankan kesejahteraan ekonomi. Melalui pendekatan Eco-Culture, kami mengubah kawasan pesisir menjadi benteng alami dari abrasi sekaligus motor penggerak ekonomi lokal melalui budidaya dan pemanfaatan potensi mangrove yang bertanggung jawab.
Membangun keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan kelestarian ekosistem mangrove melalui pengelolaan yang berkelanjutan, produktif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Menjadi Kelompok Tani Hutan pelopor yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, demi terwujudnya kesejahteraan anggota dan kelestarian ekosistem mangrove yang berkelanjutan.
KTH Banjar Mangrove menjalankan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, pengelolaan organisasi yang sehat, pengembangan ekowisata, serta edukasi lingkungan demi menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove.
Meningkatkan taraf hidup dan pendapatan riil setiap anggota kelompok melalui pemanfaatan potensi kawasan hutan mangrove yang bertanggung jawab, sehingga anggota tidak hanya bergantung pada mata pencaharian musiman yang tidak menentu.
Mengembangkan usaha kelompok yang produktif melalui sistem silvikultur yang profesional, efektif, dan berbasis teknologi tepat guna demi menjamin kontinuitas produksi serta memperluas kapasitas pasar.
Menerapkan budaya kerja yang transparan dan demokratis, didukung sistem pengelolaan organisasi yang sehat serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak yang relevan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan.
Mendukung dan mengembangkan kegiatan ekowisata yang harmonis dengan alam, sehingga setiap anggota kelompok berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan mangrove.
Mentransformasikan kelompok menjadi pusat edukasi lingkungan yang didukung konservasi pesisir yang kuat, melibatkan nelayan, petani, akademisi, pelajar, dan masyarakat umum dalam melestarikan ekosistem mangrove dan lingkungan pesisir.
Bersama menjaga kelestarian mangrove, memberdayakan masyarakat, dan membangun masa depan pesisir yang berkelanjutan.
Seluruh kegiatan KTH Banjar Mangrove berlandaskan tiga pilar utama yang saling terhubung untuk menjaga kelestarian alam, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan memperkuat ekonomi lokal.
Pembibitan, penanaman kembali, dan perlindungan keanekaragaman hayati pesisir Deli Serdang.
Wadah belajar (Eco Culture Learning Center) bagi pemuda, akademisi, dan masyarakat umum mengenai pentingnya mangrove.
Pengembangan budidaya silvofishery (kepiting bakau & udang) serta produk turunan mangrove untuk UMKM.
Setiap bibit yang ditanam, setiap kawasan yang dipulihkan, dan setiap kolaborasi yang terjalin merupakan langkah nyata menuju pesisir yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.
Direhabilitasi dan dikelola untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Telah ditanam sebagai bagian dari program restorasi dan rehabilitasi pesisir.
Terlibat langsung dalam pengelolaan, konservasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kolaborasi dengan pemerintah, universitas, dan sektor swasta/BUMN.
Berbagai program strategis yang kami jalankan menjadi bukti nyata komitmen KTH Banjar Mangrove dalam menjaga kelestarian pesisir, memperkuat ekonomi masyarakat, dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Aksi nyata pembibitan dan penanaman jutaan pohon mangrove untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan pesisir Paluh Kurau dari ancaman kerusakan lingkungan.
Integrasi pelestarian hutan mangrove dengan budidaya perikanan tradisional yang ramah lingkungan, seperti budidaya kepiting bakau dan udang, yang menjadi sumber pendapatan alternatif bagi anggota kelompok
Melibatkan generasi muda dalam pengelolaan potensi desa, mulai dari pengolahan hasil alam pesisir hingga pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk lokal.
Kami membuka peluang kolaborasi yang luas bagi perusahaan melalui program CSR, instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, komunitas, maupun individu yang ingin berkontribusi langsung dalam aksi hijau ini.
Bersama-sama kita dapat mewujudkan berbagai program strategis, mulai dari penelitian dan pengembangan, penanaman pohon mangrove, konservasi pesisir, edukasi lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat berbasis mangrove yang berkelanjutan.